
Mengenal Pendidikan Vokasi
Pendidikan vokasi menjadi salah satu jenis pendidikan yang ada di Indonesia. Bahkan, pendidikan vokasi ini bisa dibilang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan vokasi menjadi alternatif pilihan yang cukup menjanjikan di tengah tranformasi Indonesia sebagai negara agraris menuju negara industri.
Sejarah Perkembangan Pendidikan Vokasi di Indonesia
Pendidikan vokasi di Indonesia memiliki sejarah yang Panjang. Bahkan dimulai di era VOC. Pada tahun 1737, VOC mendirikan sekolah vokasi pertama, yaitu akademi pelayaran. Namun, sekolah tersebut ditutup pada tahun 1755. Dua abad berikutnya,
pemerintah kolonial Belanda Kembali mendirikan sekolah vokasi baru. Sekolah vokasi tersebut bernama Ambachts School van Soerabaja atau Sekolah Pertukangan Surabaya, yang diperuntukkan bagi anak–anak Indonesia dan Belanda.
Pada masa pelaksanaan politik etis, Belanda pun Kembali mendirikan beberapa sekolah kejuruan. Mulai dari Sekolah Dagang (Handelschool), Sekolah Kejuruan Wanita (Maisjes Vakschool), Sekolah Guru (Kweekschool, Noormalschool), Sekolah
Teknik (Teknic Hoge School), Sekolah Pertanian (Lanbouw School), Sekolah Hukum (Recht Hoge School), hingga Sekolah Dokter Jawa (STOVIA).
Dari sini dapat dilihat bahwa, pendidikan vokasi sudah menjadi kebutuhan bagi bangsa Indonesia. Dalam perkembangannnya, pendidikan vokasi selalu menyesuaikan zaman. Bisa dikatakan bahwa pendidikan vokasi ini sifatnya dinamis. Pendidikan
vokasi berkembang menyesuaikan dengan kondisi pasar kerja dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Contohnya, di era digitalisasi seperti ini, pendidikan vokasi banyak yang diarahkan pada teknologi digital. Teknologi itu misalnya seperti informatika, pemrogaman, ataupun digital.
Tujuan Pendidikan Vokasi
- Mempersiapkan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih dan atau meluaskan pendidikan dasar.
- Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan dengan lingkungan sosial, budaya, dan sekitar.
- Meningkatkan kemampuan siswa untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan kesenian.
- Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional
Manfaat Pendidikan Vokasi
- Memiliki ketrampilan dalam waktu yang singkat
- Mempersiapkan diri memasuki dunia kerja
- Mengembangkan minat dan bakat

